Diamonds Forever -Part 1

October 27, 2009 hatikumiliktuhanku

Bismillahirrahmanirrahim
Diamonds forever menceritakan kisah 4 wanita ulung dalam sejarah Islam.Asiyah isteri Firaun, Maryam Ali Imran, Saidatina Khadijah, Saidatina Hafsah pemelihara Al-Quran, dan Saidatina Aishah Abu Bakar..Mereka umpama berlian yg berkilau sepanjang zaman malap tak pernah kekal menjadi sanjungan dan contoh teladan sepanjang zaman.

Biarlah aku mulakan, dengan permata Allah yg pertama, Saidatina Asiyah yakni isteri firaun.Sudah diketahui umum Firaun telah menyeru umat pada zaman itu untuk menyembahnya sebagai tuhan kerana dia merasakan dirinya paling layak dan paling berkuasa.Namun, begitu pada suatu hari firaun bermimpi bahawa satu hari nanti dia akan digulingkan oleh seorang anak lelaki yg dilahirkan dari golongan bani israel.Pada zaman tersebut bani israel merupakan golongan hamba yg ditindas oleh firaun.Firaun merasa takut dan gentar dengan mimpi itu lalu mengerahkan seluruh tenteranya untuk membunuh semua anak2 lelaki yg lahir pada tahun tersebut.Pada tahun yg sama Nabi Musa dilahirkan.

Surah AL-Qashash

7. Dan kami ilhamkan kepada ibu Musa; “Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah (pula) bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikannya kepadamu, dan men- jadikannya (salah seorang) dari para rasul.

8. Maka dipungutlah ia oleh keluarga Fir’aun yang akibatnya dia menja- di musuh dan kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Fir’aun dan Ha- man beserta tentaranya adalah orang-orang yang bersalah.

9. Dan berkatalah isteri Fir’aun: “(Ia) adalah penyejuk mata hati bagiku dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya, mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak”, sedang mereka tiada menyadari.

10. Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa[1114]. Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hati- nya, supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah).

11. Dan berkatalah ibu Musa kepada saudara Musa yang perempuan: “Ikutilah dia” Maka kelihatanlah olehnya Musa dari jauh, sedang mereka tidak mengetahuinya,

12. dan Kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusui(nya) sebelum itu; maka berkatalah saudara Musa: “Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu ahlul bait yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?.”

13. Maka kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berduka cita dan supaya ia mengetahui bahwa janji Allah itu adalah benar, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.

Benarlah Allah sebaik-baik perancang, Allah memberikan ilham supaya nabi Musa dihanyutkan ke Sungai Nil bg mengelakkan baginda drp dibunuh tentera Firaun.Hanya Allah sahaja yg tahu betapa kosongnya hati sang ibu apabila mendapat tahu anak yg dikasihinya itu jatuh ke tangan isteri Firaun.Namun, Allah tidak pernah menyalahi janjinya, Asiyah mencari ibu susuan untuk nabi Musa, di saat itulah Allah menepati janjinya dengan mengembalikan Nabi Musa kepada ibunya untuk disusukan.Subhanallah takdir Allah itu terlalu indah untuk diungkapkan.

Hiduplah nabi Musa di dalam istana firaun dengan mendapat kasih sayang yg tak berbelah bagi daripada Asiyah.Setelah umur baginda menjangkau dewasa, baginda menyeru firaun serta isterinya untuk mengesakan Allah tuhan sekalian alam.Keangkuhan firaun menyebabkan dia terus berada dalam kemungkaran.Lain pula halnya dengan Asiyah yg mengakui kebenaran risalah itu dia turut mempertikaikan pendirian firaun dengan berkata kpdnya”Adakah aku perlu mengingkari org yg mengeluarkanku daripada kegelapan kepada cahaya.Keyakinannya kepada Allah tidak pernah berubah sehinggalah dia meniggal dunia diseksa oleh tentera-tentera firaun.Dan terabadilah nama asiyah dalam Al quran, dalam surah al-tahrim ayat 11

11. Dan Allah membuat isteri Fir’aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu[1488] dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.

Sungguh indah pekerti asiyah, permaisuri yg memiliki segala kemewahan dan keindahan intan permata di singgah sananya firaun.Namun semuanya sanggup dia korbankan hanya untuk memiliki sebuah rumah di sisi Tuhannya..Tuhannya Musa dan tuhannya kita…..

Wallahua’lam

Entry Filed under: tazkirah,Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

 
%d bloggers like this: