Dari mata turun ke hati

July 7, 2009 hatikumiliktuhanku

Bismillahirrahmanirrahim
Dari mata turun ke hati. Kebenarannya tidak dapat dinafikan jika tidak mana mungkin Allah menegaskan dalam firmannya dalam surah an-nur ayat 30-31

30. Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.”

31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.

Pandangan mata ibarat panahan syaitan yg membisikkan angan-angan indah yg terlarang tak kurang juga membisikkan rasa rindu dan cinta yg kadang-kadang sukar dikawal.Namun begitu, Allah Maha Mengetahui sekalipun Allah mengurniakan kita hawa nafsu Allah memberikan kita akal fikiran agar kita memikirkan bagaimana seharusnya kita mengendalikan jiwa yg bergejolak berdasarkan manual ciptaan Allah yakni Al-Quran

Barangkali bibir mudah mengatur bicara,namun langkah pelaksanaannya memerlukan kekuatan yg tak berbelah bahagi.Inilah mujahadah an-nafs.Jihad melawan hawa nafsu.Jihad yg mungkin paling sukar jika nak dibandingkan dgn jihad di medan perang atau pun di dalam mencari ilmu. Berapa ramai yg terkandas dek kerana persekitaran atau keadaan dunia sekarang yg menganggap ikhtilat lelaki dan perempuan itu adalah biasa.

Aku harap dengan amat sangat agar diri yg menulis ini sentiasa ingat apa yg ditulis agar aku diriku sendiri tidak terjerumus dalam jurang cinta yg membawa kepada laknat Allah.Aku takut.Takut akan ditimpa laknatnya tuhanku.Takut diri ini terjerumus kerana aku sendiri hamba yg lemah .Tatkala iman ini lemah pelbagai angan-angan dan bisikan kemaksiatan dibisikkan syaitan direjam.Dimanakah aku sekarang ini.Aku harap aku tak hilang dibawa arus persekitaran yg bisa menghanyutkan diriku

Ketika dalam perjalananku pulang ke Malaysia, aku berada di Heathrow, London menantikan pesawat MH 003 yg akan membawa aku pulang ke tanah air yg sudah lama aku rindui.Disebabkan wabak H1NI aku memakai mask sebagai langkah berjaga-jaga.Terasa bagaikan diriku memakai purdah.Best jugak pakai mask ni sekali sekala, aku berjalan dengan penuh yakin di Heathrow Airport seorang diri.Jauh di sudut hatiku aku ingin sekali memakai purdah.Namun, aku tak pasti mampukah aku mengenangkan seribu satu kemungkinan.Terasa diri ini lebih selamat tidak diperhatikan walaupun wajahku tidaklah secantik mana untuk menjadi tontonan umum.Aku rasa dengan memakai purdah pemakainya tidak perlu risau dirinya diperhatikan oleh orang yg berniat serong kepada mereka..

Wallahua’lam

Entry Filed under: hati,tazkirah,Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

 
%d bloggers like this: