Al- Quran itu benar-benar bernyawa

June 21, 2009 hatikumiliktuhanku

Bismillahirrahmanirrahim
Dengan nama Allah yg Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Di saat hatiku remuk rendam dek kerana mehnah dunia aku cuba mencari ketenangan dengan membaca kalam Pencintaku.Aku cuba ikhlaskan hati ini untuk membaca setiap bait kata-kata yg tertulis indah.Tak ku nafikan sekali sekala menerjah bisikan syaitan yg menimbulkan perasaan riak.Benar kata rasulullullah.yg maksudnya lebih kurang seperti berikut “Aku tidak takut kamu akan mensyirikkan Allah, apa yg aku lebih takuti adalah syirik yg halus yakni perasaan riak”

Cepat2 aku membaca ta’awudz-a’uzubillahiminassyaitanirrajim.Aku tak ingin memberi peluang syaitan2 berkepala dongga menerjah masuk ke hatiku yg dahagakan ketenangan

Aku juga manusia biasa punya rasa marah.Dan pastinya ada sesuatu yg membuatkan aku rasa marah.Marah kepada diri sendiri dan kpd pihak2 yg berkenaan.Aku tidak suka perasaan ini.Perasaan ini benar2 menyeksakan jiwaku.Aku masih teringat kata-kata adik lelakiku yg ku panggil Abang kerana dia masih mempunyai dua org adik yg lebih kecil.“Tak elok pendam perasaan ni .Nanti meletup baru tau”.Bukan aku tak mahu berterus terang .Namun, sukar sekali bagiku untuk memarahi orang.Aku tahu betapa sakitnya hati apabila dimarahi.Aku tidak mahu menyakiti sesiapa.Tapi hatiku benar2 sakit.

Barangkali dengan membaca kalam kekasihku segala kesakitan hati ku terubat.Benar,hatiku terubat.Terasa bagaikan Al-Quran itu bernyawa.Perasaan ini benar-benar luar biasa.Sekalipun sebelum ini aku selalu menceritakan masalah ku kepada sahabatku yg sedia mendengar permasalahanku dan aku akui dia pendengar yg baik.Namun, dia juga hanya manusia biasa tak mampu berbuat apa2 melainkan menenangkan aku dan menasihati apa2 yg patut.Thanks, my friend for lending me your ears .

Aku mula membaca surah Ali-Imran ayat 133
133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

-aku akui barangkali dosa-dosaku yg menyebabkan dadaku menyesak dengan masalah2 dunia yg tak sebesar mana.Tetiba aku rasa terpanah dengan ayat yg seterusnya,

134. (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri[229], mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.

136. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.

-terasa diri ini benar2 dicintaiNya.Huhu..sekalipun aku buat dosa byk mcm mana pun kalau aku bertaubat Allah tak kisah dosa-dosa aku yg lalu aku.Asalkan aku dah tak buat dosa2 tu.But still I need the strength to change.Ya Allah berilah kekuatan untuk aku meninggalkan dosa2 ini.

Di saat-saat aku terasa sangat ” down” Allah pujuk aku
139. Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.

Dan akhirnya aku sedar bahawa terkadang aku terlalu mengikut perasaan.Bertindak melulu mengikut hawa nafsu.Hal yg kecil aku besar-besarkan..

147. Tidak ada doa mereka selain ucapan: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami[235] dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”
[235]. Yaitu melampaui batas-batas hukum yang telah ditetapkan Allah s.w.t.

148. Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia[236] dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.

Sadaqallah al-a’zim
Maka benarlah kata2 Allah

Wallahu’alam

Entry Filed under: hikmah ciptaan/syariat Allah,tazkirah,Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to comments via RSS Feed

 
%d bloggers like this: