Posts filed under: ‘hati‘




Berapa banyak kita beristighfar sehari?

Bismillahirrahmanirrahim,

Dengan nama Allah yg Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang,

Segala puji bagi Allah yang telah mempermudahkan segala-galanya untukku.Alhamdulillah.

Di saat kita menikmati setiap nikmat pemberian Allah kita terkadang lupa untuk berterima kasih atau lebih tepat bersyukur dengan segala kurniaannya.Malah kita merasa kecewa atau hampa malah mengharap lebih daripada itu.

Manusia itu memang diciptakan bersifat lemah dah suka berkeluh kesah.Apabila diberikan nikmat seolah-olah dia tidak pernah meminta pertolongan kepada Allah.Apabila diuji, pantas sekali dia memohon pertolongan Allah.

Hanya dengan mengingati Allah hati akan menjadi tenang.Seberat-berat timbangan kebajikan adalah kalimah La ilaha illallah.Turut dikatakan nabi Muhammad S.A.W beristighfar sekurang-kurangnya 70 kali sehari.Ada yg mengatakan 100 kali sehari.

Nabi yang maksum meminta ampun kepada Allah 70-100 kali ini kan pula kita yang penuh dengan dosa.Tak kira dosa yang dizahirkan atau yang disembunyikan.

Dosa kepada Allah dan kepada makhluk-makhluknya.Dosa mata yang melihat perkara terlarang, dosa hati, dosa lidah dan mulut yg memperkatakan perkara dusta, lagha, tak bermanfaat, memfitnah mengumpat dan segalanya.

Marilah kita sama-sama mencari ruang untuk beristighfar kepada Allah.Moga dengan rahmatnya dosa-dosa kita diampunkan dan kita diizinkan untuk menikmati keindahan syurga Allah yg sungguh indah.

Wallahua’alam

Add a comment November 15, 2011

A nice story to ponder

Bismillahirrahmanirrahim,

In the name of Allah the most gracious and the most merciful,

It has been quite a long time that I haven’t write a new post.I am just too busy with my revision since my final is about 5 days from now.I pray to Allah so that everything run smoothly and I could answer all the exam question with the best answer that I can.Resting from a long day revising my medical notes ,I glance through iluvislam .com and I read a story entitled Necklace.I end up smilling alone for the treasure that I have gain from the story.It is a really well written story with a nice lesson that we can learn from it.Hope all of you enjoy reading it.InsyaAllah

The cheerful little girl with bouncy golden curls was almost five. Waiting with her mother at the checkout stand, she saw them, a circle of glistening white pearls in a pink foil box.

“Oh mommy please, Mommy. Can I have them? Please, Mommy, please?”

Quickly the mother checked the back of the little foil box and then looked back into the pleading blue eyes of her little girl’s upturned face.

“A dollar ninety-five. That’s almost $2.00. If you really want them, I’ll think of some extra chores for you and in no time you can save enough money to buy them for yourself. Your birthday’s only a week away and you might get another crisp dollar bill from Grandma.”

As soon as Jenny got home, she emptied her penny bank and counted out 17 pennies. After dinner, she did more than her share of chores and she went to the neighbor and asked Mrs. McJames if she could pick dandelions for ten cents. On her birthday,Grandma did give her another new dollar bill and at last she had enough money to buy the necklace.

Jenny loved her pearls. They made her feel dressed up and grown up. She wore them everywhere, Sunday school, kindergarten, even to bed. The only time she took them off was when she went swimming or had a bubble bath. Mother said if they got wet, they might turn her neck green.

Jenny had a very loving daddy and every night when she was ready for bed, he would stop whatever he was doing and come upstairs to read her a story. One night as he finished the story, he asked Jenny, “Do you love me?”

“Oh yes, daddy. You know that I love you.”

“Then give me your pearls.”

“Oh, daddy, not my pearls. But you can have Princess, the white horse from my collection, the one with the pink tail. Remember, daddy? The one you gave me. She’s my very favorite.”

“That’s okay, Honey, daddy loves you. Good night.” And he brushed her cheek with a kiss.

About a week later, after the story time, Jenny’s daddy asked again, “Do you love me?”

“Daddy, you know I love you.”

“Then give me your pearls.”

“Oh Daddy, not my pearls. But you can have my baby doll. The brand new one I got for my birthday. She is beautiful and you can have the yellow blanket that matches her sleeper.”

“That’s okay. Sleep well. God bless you, little one. Daddy loves you.”

And as always, he brushed her cheek with a gentle kiss.

A few nights later when her daddy came in, Jenny was sitting on her bed with her legs crossed Indian style.

As he came close, he noticed her chin was trembling and one silent tear rolled down her cheek. “What is it, Jenny? What’s the matter?”

Jenny didn’t say anything but lifted her little hand up to her daddy. And when she opened it, there was her little pearl necklace. With a little quiver, she finally said, “Here, daddy; this is for you.”

With tears gathering in his own eyes, Jenny’s daddy reached out with one hand to take the dime store necklace, and with the other hand he reached into his pocket and pulled out a blue velvet case with a strand of genuine pearls and gave them to Jenny.

He had them all the time… He was just waiting for her to give up the dime-store stuff so he could give her the genuine treasure.

So it is, with God. He is waiting for us to give up the cheap things in our lives so that he can give us beautiful treasures.

Are you holding onto things that God wants you to let go off?

Wallahua’lam

Add a comment October 8, 2011

Jadikanlah solat dan sabar itu penolongmu

Bismillahirrahmanirrahim,
Dengan nama Allah yg Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Ya Allah jadikanlah solat dan sabar itu penolong ku

http://jasdibahrun.wordpress.com/2011/01/04/

DOA-DOA PENGUAT KEIMANAN

OLEH: JASDI BAHRUN

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمِ يَا بَدِيْعُ السَّمَوَاتِ وَالْاَرْضِ يَا ذَااْلجَلَالِ وَاْلِاكْرَامِ لَا اِلَهَ اِلَّا اَنْتَ بِرَحْمَتِكَ اَسْتَغِيْثُ اَصْلِحْ لِيْ شَاْ نِيْ وَلَا تَكِلْنِيْ اِلئَ نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنِ

Artinya: Wahai zat yang Maha Hidup dan berdiri sendiri, wahai pencipta langit dan bumi, wahai pemilik kebesaran dan kemuliaan, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan, perbaikilah semua keadaanku dan jangan Engkau biarkan aku sendirian walaupun sekejap mata.

اللهم اجعلني صبورا واجعلني شكورا واجعلني في عيني صغيرا وفي اعين الناس كبيرا رب اغفر وارحم واهدني السبيل الاقوم

Artinya: Ya Allah jadikanlah aku orang yang penyabar dan jadikanlah aku orang yang pandai bersyukur, dan jadikanlah aku dalam pandanganku kecil dan dalam pandangan manusia besar. Ya Rabb, ampuni dan sayangilah aku serta bimbinglah aku kejalan yang kokoh.

اللهم لا تدع لنا ذنبا الا غفرته ولا عيبا الا سترته ولا هم الا فرجته ولا دينا الا قضيته ولاحاجة من حوائج الدنيا والاخرة هي لك رضا ولنا صلاحا الا قضيتها يا ارحم الرحمين

Artinya: Ya Allah jangan Engkau biarkan dosa kami kecuali Engkau mengampuninya, dan jangan pula Engkau biarkan aib kami kecuali Engkau menutupinya, dan tidak pula duka cita kecuali Engkau melepaskannya, dan tidak pula engkau membiarkan hutang kecuali melunasinya, dan tidak pula hajat dari hajat-hajat dunia dan akhirat yang Engkau ridha padanya dan baik bagi kami melainkan Engkau tunaikan. Wahai yang maha Pengasih lagi maha Penyayang.

اللهم اني اسالك العفو والعافية والمعافاة الدائمة في الدين والدنيا والاخرة

Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kemaafan dan kesehatan dan pemeliharaan yang berkesinambungan dalam hal agama, dunia dan akhirat.

اللهم اغفر لي جميع ما مض من ذنوبي واعصمني فيما بقي من عمري وارزقني عملا زاكيا ترض به عني

Artinya: Ya Allah ampunilah semua dosa-dosaku yang telah lalu dan peliharalah apa-apa yang tersisa dari umurku dan karuniakanlah kepadaku amalan yang suci yang Engkau ridhai dariku.

اللهم حبب الينا الايمان وزينه في قلوبنا وكره الينا الكفر والفسوق والعصيان واجعلنا من الرشدين

Artinya: Ya Allah jadikanlah kami mencintai keimanan dan hiasilah hati kami dengannya, dan tanamkanlah dalam diri kami kebencian kepada kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan dan jadikanlah kami orang-orang yang mendapat petunjuk.

اللهم طهر قلبي من النفاق وعملي من الرياء ولساني من الكذب وعيني من الخيانة انك تعلم خائنة الاعين وما تخفي الصدور

Artinya: Ya Allah bersihkanlah hatiku dari kemunafikan dan amalku dari sifat riya dan lisanku dari dusta serta mataku dari khianat sesungguhnya Engkau mengetahui pengkhianatan setiap mata dan apa-apa yang tersimpan dalam dada.

اللهم اني اسالك الجنة وما قرب اليها من قول وعمل واعوذ بك من النار وما قرب اليها من قول وعمل واسالك ما قضيت لي من قضاء ان تجعل عاقبته لي رشدا

Artinya: Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu surga dan hal-hal yang dapat mendekatkan aku kepadanya berupa ucapan dan perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari api neraka dan hal-hal yang dapat mengantarkan aku kepadanya baik berupa ucapan maupun perbuatan. Dan aku memohon kepada-Mu terhadap apa-apa yang Engkau tetapkan bagiku dari ketetapan-Mu hendaklah kiranya Engkau menjadikan baik dampaknya bagiku

Add a comment July 18, 2011

Aku terlupa ada Malaikat yg memerhatikan aku

Bismillahirrahmanirrahim,
Dengan nama Allah yg Maha Pemurah lagi Penyayang,

Sudah terlalu lama diri ini tidak menulis.Keringnya ruh seorang hamba kerana kurangnya masa diluangkan untuk menghisab diri dan untuk mengenal penciptanya.Ku tadabur ayat-ayat dalam surah ar-ra’du .

Aku terkesima tatkala membaca ayat ke-11

“Baginya (manusia)ada malaikat-malaikat yg selalu menjaganya bergiliran dai depan dan belakangnya.Mereka menjaganya atas perintah Allah.Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan sesuatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.Dan apabila Allah menghendaki keburukan kepada sesuatu kaum maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada yg dapat menolaknya dan tidak ada pelindung selain Dia”

Subhanallah, selama ini aku melakukan sesuatu sesuka hati.Aku terlupa bahawa ada malaikat-malaikat yg sentiasa mencatat amal-amalku.Aku sudah lamatahu malaikat-malaikat itu ada mencatat amal manusia,TAPI AKU TERLUPA sehingga terkadang tindakan yang diambil itu tidak seharusnya berlaku.

Aku sering bermohon “Ya Allah berikanlah kejayaan yang cemerlang kepadaku dalam peperiksaan”.Namun bagai mana aku ingin cemerlang jika usaha aku tak setara mana.Asal penat tidur.Tiada usaha untuk melawan kepenatan.Kalau usahaku di takat lama bagaimana harus Allah memberikan kejayaan yg lebih daripada usahaku itu.

Terima kasih Allah kerana telah memberikan “rasa” yg aku terkadang “lupa” dan “leka”.Aku bukanlah siapa-siapa.Aku hanyalah hamba Allah yg lemah dan selalu melakukan kesilapan.

Namun, itu bukanlah satu alasan untuk aku terus merasa lemah dan tenggelam dengan kesilapan.Inilah masanya untuk berubah untuk menjadi lebih baik.Allah mengira setiap usaha kita.

Jika tak ditunaikan permintaan kita sekarang, mungkin ditangguhkan untuk masa depan.Atau mungkin juga Allah mengambil doa-doa kita untuk menebus dosa-dosa kita yang perasan atau tidak sentiasa banyak.Jika dihitung nikmat Allah nescaya kita tidak akan mampu menghitungnya.

Wallahu’alam

Add a comment July 6, 2011

MENCARI HIKMAH DI SEBALIK DUKA DAN DERITA

Bismillahirrahmanirrahim,

Sekadar perkongsian,

Mencari Hikmah Di Sebalik Duka Dan Derita
Disiarkan pada Jul 01, 2011 dalam kategori Dakwah

MENCARI HIKMAH DI SEBALIK DUKA DAN DERITA
Prof Madya Dr Mohd Asri Zainul Abidin
http://drmaza.com

Duka, gundah dan derita itu tidak diminta. Bahkan kita disuruh berlindung dengan Allah daripada semuanya. Namun, seperti mana penyakit, ia hadir ke dalam kehidupan seseorang melalui pelbagai jalan. Kita tidak mencari penyakit, tetapi jika ia datang juga, kita akan sabar dengan mengharapkan pahala dan keampunan Allah. Walaupun penyakit itu tidak digemari, tetapi betapa ramai insan yang menghampirkan diri kepada Allah kerana penyakit yang menimpanya. Lalu, dia akan berkata pada suatu hari “alangkah rahmatnya ujian kesakitan itu”.

Duka dan derita itu lebih luas daripada sakit. Sakit merupakan salah satu sebab duka dan derita, tetapi betapa banyak duka dan derita yang tidak disebabkan penyakit. Duka dan derita boleh hinggap kepada insan yang sihat dan yang sakit. Terkena kepada yang miskin dan yang kaya. Menimpa yang bergelar hamba dan bergelar raja. Kadang-kala ia datang dengan bersebab. Kadang-kala seakan tidak tahu sebabnya. Kadang-kala kelihatan sebab itu sangat kerdil, tetapi derita di jiwa sangat besar.

Pelik

Ya, ini satu bab yang perlu dihayati dalam kehidupan. Ajaibnya makhluk yang bernama duka dan derita itu. Ia boleh datang dalam pelbagai rupa, muncul dalam pelbagai gaya. Menerjah ke dalam pelbagai dada dan jiwa. Kecil besar rasa derita dan duka itu kadang-kala tidak diukur dengan kadar sebabnya, tetapi dengan kadar perasaan mengenainya. Perasaan itu tidak dapat dikawal oleh insan, melainkan insan kembali kepada hakikat kehidupan dengan pergantungan kepada Allah. Sebab itu, apabila insan ditimpa musibah, dia disuruh kembali memahami hakikat dunia ini. Allah berfirman (maksudnya):

“Demi sesungguhnya! Kami akan menguji kamu dengan sedikit perasaan takut, kelaparan, kekurangan dari harta benda, jiwa serta hasil tanaman. dan berilah khabar gembira kepada orang-orang yang sabar. (Iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa musibah, mereka berkata: “Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah kami kembali”. Mereka itu ialah orang-orang yang dilimpahi dengan berbagai-bagai kebaikan dari Tuhan mereka serta rahmatNya; dan mereka itulah orang-orang yang dapat hidayah” (Surah al-Baqarah 155-157).

Banyak musibah, apabila insan teliti, tidaklah sebesar mana. Jika pun besar, apabila diteliti hakikat kehidupan ini, lantas insan bergantung kembali kepada Allah, maka segalanya itu kerdil semata.

Lalai

Banyak hikmah di sebalik duka dan derita yang melanda kehidupan seseorang insan. Kadang-kala, hidup yang dipenuhi suka dan ceria semata telah melalaikan ramai manusia. Ingatannya kepada akhirat dan kehidupan yang hakiki antara tenggelam dan timbul. Mungkin juga menjadi kabur. Bukan kerana tidak tahu tentang hakikat sementaranya hidup ini, tetapi kerana terlalu dengan kemeriahan hidup, kehalusan perasaan tentang hakikat kehidupan dunia dan akhirat itu terhakis.

Sebanyak mana pun ilmunya dalam agama, bukanlah menjamin hubungannya dengan Allah sentiasa kusyuk dan kudus. Tiba-tiba apabila duka dan derita hadir, insan mula memanggil Tuhan siang dan malam. Insan mula insaf bahawa inilah kehidupan yang sementara, lantas harapannya bergantung kepada Allah semata. Dia pu mengharapkan apa yang hilang di sini, diperolehi di sana.

Betapa ramai kembali mencari akhirat apabila mereka merasai keperitan dunia ini. Betapa ramai yang mula mencintai syurga dan merindui pertemuan dengan Allah disebabkan derita dunia yang dilaluinya. Betapa ramai yang tidak sempat bercerita tentang keindahan syurgawi kerana disibukkan dengan kepalsuan duniawi, kembali menghayati perjalanan hidup yang hakiki disebabkan duka dan derita yang menimpa. Allah menceritakan tentang ucapan ahli syurga apabila mereka memasuki syurga kelak, mereka berkata (maksudnya):

“dan mereka berkata: “Segala puji bagi Allah, yang telah menghilangkan perasaan dukacita dari kami; sesungguhnya Tuhan kami Maha Pengampun, lagi sentiasa memberi balasan yang sebaik-baiknya (kepada orang-orang Yang taat); Tuhan Yang telah menempatkan kami di tempat tinggal yang kekal dengan limpah kurniaNya semata-mata. Kami tidak akan merasa penat lelah di situ, dan kami juga di situ tidak akan merasa letih lesu”. (Surah Fatir, 34-35).

Doa

Insan apabila putus asa dengan segala jalan, jika masih ada dalam jiwanya iman, dia akan mencari tuhan. Betapa ramai yang mempelajari kemustajaban doa ketika dia dalam derita, sedangkan sebelum itu dia tidak pernah mempedulikannya. Cumanya, jika dia tidak dibimbing dengan ilmu yang sahih mengenai sunnah Nabi s.a.w, maka pelbagai unsur khurafat, doa rekaan, hadis palsu akan disambarnya dalam kekalutan mencari kemustajaban. Buku-buku doa banyak yang dimuatkan dengan maklumat yang tidak bersumber fakta yang sahih seperti cerita-cerita pelik yang tidak berasaskan riwayat yang benar.

Namun, jika insan memiliki dalam fikirannya manhaj yang sahih dalam mengambil sumber agama, maka ketika dalam kesusahan itu dia akan mencari nas-nas al-Quran dan hadis yang sahih mengenai kemustajaban doa dan ungkapan-ungkapan yang meredhakan Tuhan al-Rahman. Justeru, ramaikan yang kembali memahami agama, menghayati sunnah Rasulullah s.a.w disebabkan ujian duka dan sengsara yang menimpa dirinya. Demikianlah kadang-kala duka dan derita membawa insan kepada ilmu dan amal.

Antara yang diajar oleh Nabi s.a.w ialah seperti yang disebut oleh baginda dalam hadis:

“Doa orang yang dalam kesusahan: “Ya Allah, rahmatMu yang daku harapkan. Jangan Dikau serahkanku kepada diriku walaupun sekelip mata. Baikilah untukku urusanku semuanya. Tiada yang diabdikan diri melaikan Engkau”. (Riwayat Abu Daud, bertaraf sahih).

Lihat inti doa tersebut. Betapa indahnya apabila insan mengharapkan rahmat Tuhan, memohon Allah menguruskan dirinya sepenuhnya, sehingga agar tidak dibiarkan walaupun sekelip mata. Mohon dibaiki segala urusan. Allah! Alangkah indah penyerahan itu. Alangkah indah perdampingan itu. Alangkah terasa kehambaan diri seorang insan di hadapan kebesaran Tuhan.

Tawakkal

Tawakkal! Ramai yang boleh menyebutnya, bahkan menjadi hiasan di bibirnya. Namun, hakikat tawakkal iaitu pergantungan segala harapan hanya kepada Allah tidaklah mudah untuk dihayati. Ia memerlukan ketakwaan dan asuhan rabbani. Duka dan derita mampu mengasuh insan agar menyerahkan diri kepada Allah Yang Memiliki segala-galanya.

Tawakkal adalah keajaiban. Ramai yang tidak dapat melihat keajaiban tawakkal kerana mereka tidak memiliki jiwa yang benar-benar bertawakkal. Walaupun mulut mungkin menyebut bergantung kepada Allah, namun jantung hatinya masih bergantung dan berharap kepada selain Allah.

Tawakkal tidak menafikan usaha. Tetapi hati nurani yang bertawakkal tiada lain melainkan Allah sahaja pergantungannya. Usaha hanya sebab, Allah penentu segalanya. Apabila insan sampai ke peringkat yang indah itu, maka di situ terlaksananya firman Allah (maksudnya):

“..sesiapa bertawakkal kepada Allah, maka Allah cukuplah baginya” (Surah al-Talaq, 3).

Duka dan derita mampu membawa insan yang beriman ke darjat yang kudus ini.

Hapus Dosa

Banyak dosa yang terhapus, darjat di sisi Allah diangkat kerana derita yang menimpa jiwa. Nabi s.a.w bersabda:

“Tidak seorang muslim pun yang ditimpa keletihan, penyakit, susah hati, sedih, disakiti orang, derita, sehingga jika sebatang duri menikamnya, kecuali Allah memadamkan dengan itu semua dosa-dosanya” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lain “..kecuali Allah angkat dengan sebab itu darjat dan padamkan dosa”. Lihat, betapa jiwa yang redha itu tidak sia-sia. Bala tidak dicari, derita tidak ditempa, tetapi jika tetap datang, jiwa mukmin akan redha dengan Allah sehingga Allah memberikan ganjaran untuknya dan diangkat kedudukannya. Sesungguhnya keperluan insan tentang penghapusan dosa dan ketinggian darjat di sisi Allah lebih besar dari segala. Namun, dengan berpadukan perasaan dan mata yang terlalu duniawi, insan melupai hakikat kehidupan yang abadi. Padahal nikmat duniawi ini hanya beberapa bilangan hari, yang beransur pergi bersama usia yang meningkat bagi setiap ketika. Kita tidak menempa derita, tetapi derita boleh membawa bahagia selamanya.

Dengan derita juga insan insaf, membetulkan yang silap, meneruskan saki perjalanan yang ada. Betapa ramai yang menjadi soleh kerana derita yang dilaluinya. Maka, demikianlah Nabi s.a.w minta supaya kita membetulkan sikap dalam menghadapi kerenah hidup. Sabda Nabi s.a.w:

“Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin, setiap urusan mukmin adalah baik baginya, hal itu tidak dimiliki oleh siapapun, kecuali oleh seorang mukmin.
Apabila mendapat kesenangan dia bersyukur, dan itu baik untuknya. Apabila mendapat kesusahan dia bersabar, dan itu baik untuknya” (Riwayat Muslim).

Add a comment July 3, 2011

Cinta Allah kepada hambanya

Bismillahirrahmanirrahim,
Dgn nama Allah yg Maha Pemurah lagi maha Penyayang,

Tadi sempat aku blog walking terbaca article ni dari blog

Aku rasa best sangat ulasan blogger ni .Jadi ingin aku share kan untuk tatapan bersama

Bismillahirrahmanirrahim

Mengapa kita sering merasa malas dan berat dalam melaksanakan ibadah dan amal-amal soleh? Jawabannya adalah karena tidak adanya rasa cinta dalam hati kita terhadap Allah SWT. Cinta adalah merupakan motivasi dan enerji yang sangat penting dalam mendorong seseorang untuk patuh dalam melaksanakan suatu perintah, atau mencegah suatu larangan.

Untuk dapat menumbuhkan rasa cinta kita kepada Allah SWT kita harus mengenal dulu tentang cinta Allah kepada kita sebagai hamba-Nya.

Cinta Allah Terhada Hamba-Nya dalam Al-Qur’an

Allah berfirman:
“ Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamaNya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (5:54)

Dalam ayat diatas kita lihat Allah mendahulukan cinta-Nya kepada hambanya daripada cinta hamba-Nya terhadap-Nya. Padahal Allah SWT sendiri tidak memerlukan untuk mencintai hamba-Nya atau dicintai.

Cinta Allah Terhadap Hamba-Nya Dalam Hadith Qudsi

Dalam Hadith Qudsi Nabi (S) bersabda bahwa Allah SWT berkata: “Kalau Allah SWT mencintai seorang hamba, maka beliau memanggil Jibril. “O Jibril! Aku mencintai si fulan, maka cintailah dia. Lalu Jibril memanggil penghuni langit. “Wahai penghuni langit! Sesungguhnya Allah mencintai si fulan maka cintailah dia. Lalu penghuni bumipun mencintainya”

Siapakah Diantara Manusia Yang Dicintai Oleh Allah itu?

1. Attawabin Orang-orang yang bertaubat (2:222)
2. Almutatohirin Orang-orang yang suka bersuci (2:222)
3. Al-Muqsitin Orang-orang yang adil (5:42)
4. Al-Mutaqin Orang-orang yang taqwa (3:76)
5. Al-Muhsinin Orang-orang yang suka berbuat kebaikan (3:134)
6. Al-Mutawakilin Orang-orang yang bertawakal kepada Allah (3:159)
7. As-Sobirin Orang-orang yang sabar (3:146)

KETINGGIAN CINTA ALLAH

Dalam Hadith Qudsi Nabi bersabda bahwa Allah (SWT) berkata
“Sesungguhnya antara Aku dan hamba-Ku terdapat berita yang besar:
Aku menciptakan (mereka) tapi mereka menyembah yang lain
Aku Yang memberi rizqi (kepada mereka) tapi mereka malah berterima kasih kepada orang lain
Kebaikan-Ku mengucur terus kepada mereka, tapi mereka malah membalasnya dengan kejelekan
Aku mendekatkan diri-Ku kepada mereka (agar mencintai-Ku), tapi mereka malah menyambutnya dengan dosa-dosa (yang membuat-Ku benci), padahal mereka sangat perlu pada-Ku.
Orang-orang yang senang berzikir, adalah orang-orang suka pada majlis-Ku (berkumpul dengan-Ku). Maka barangsiapa yang ingin selalu hadir dimajlis-Ku, hendaklah dia menbanyakan zikir.
Orang-orang yang ta’at pada-Ku, adalah orang-orang yang Aku cintai
Orang-orang yang suka berbuat ma’siat tidak akan Aku putuskan harapannya (untuk kembali pada-Ku)
Seandainya mereka kembali (bertaubat) pada-Ku, maka Aku adalah kekasih mereka
Barangsiapa yang datang pada-Ku dengan bertaubat maka Aku akan sambut mereka dari jauh
Barangsiapa yang berpaling dari-Ku, Aku akan panggil mereka dari dekat.
Aku berkata pada nya: Mau kemana kamu pergi? Apakah kamu punya tuhan selain Aku?
Satu amal kebaikan Aku balas dengan sepuluh pahala
Sedangkan suatu amal yang buruk aku balas dengan satu kejahatan, atau Aku ampuni.
Demi kemegahan dan keagungan-Ku kalau mereka memohon ampun pada-Ku, niscaya Aku akan mengampuninya”

Disini kita lihat bagaimana Allah mencurahkan rasa cintanya dan rahmatnya kepada hambanya?

Memang tidak aneh kalau seorang hamba mencari-cari untuk dicntai oleh tuannya, tapi yang aneh justru tuannya yang mecari-cari perhatian untuk dicintai oleh hambanya, padahal dia tidak perlu dengan cintanya itu. Yang berbuat demikian itu hanyalah Allah SWT.

UNTUK MENUNJUKKAN RASA CINTANYA, ALLAH TURUN KELANGIT PERTAMA SETIAP MALAM

Nabi (SAW) bersabda: “Apabila sepertiga malam tiba, maka Allah turun kelangit pertama (sesuai dangan keagungan-Nya). Lalu memanggil (hamba-Nya):
Adakah orang yang mau bertaubat? Aku akan menerima taubatnya
Adakah orang yang minta ampun? Aku akan mengampuninya
Adakah orang yang memerlukan sesuatu? Aku akan penuhi keperluannya
Hal seperti itu dilakukan oleh Allah setiap malam”

Memang kita sebagai hamba-Nya kadang-kadang keterlaluan. Bukankah kita sering mengabaikan uluran tangan Allah SWT itu? Kita tetap saja tidur nyenyak, seolah-olah kita tidak perlu pada-Nya. Jangankan menyambut panggilan Allah pada saat itu, malah kita sering mengabaikan perintah-Nya yang wajib, yaitu salat Subuh. Kita tidak malu padaNya, subuh kesiangan terus. Tapi Dia tetap menyediakan semua yang kita perlukan ketika kita bangun. Anggota badan kita tetap berfungsi, sehat afiat, air tersedia, matahari terbit seperti biasa, makanan dan minuman mudah didapat dsb.

KENAPA ALLAH MENCINTAI HAMBANYA SEDEMIKAN RUPA?

Biasanya apa yang kita ciptakan dengan tangan kita sendiri, kita mencintainya. Tulisan yang kita tulis dan dimuat di majalah atau surat kabar atau dicetak dalam sebuah buku, pasti kita mencintainya. Demikan juga anak kita yang baru lahir mesti kita mencintainya.
Begitulah juga halnya dengan Allah, karena Dia yang menciptakan maka Diapun cinta akan ciptaannya.
Allah berfirman: “
“Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?” (7:.12)

“Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.”(15:29)

APA TANDA-TANDA KECINTAAN ALLAH TERHADAP HAMBANYA DI DUNIA INI?

Diantara tanda-tanda cinta Allah terhadap hamba-Nya adalah sbb:

1. Tidak Cepat-Cepat Menurunkan Siksaan
Sengaja Allah SWT menunda-nunda siksaan terhadapa hamba-Nya yang berbuat dosa sebagai tanda cinta-Nya dan untuk memberikan kesempatan kepada hamba-Nya agar segera bertaubat.
“Jika Allah menghukum manusia karena kezalimannya, niscaya tidak akan ditinggalkan-Nya di muka bumi sesuatu pun dari makhluk yang melata, tetapi Allah menangguhkan mereka sampai kepada waktu yang ditentukan. Maka apabila telah tiba waktu (yang ditentukan) bagi mereka, tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) mendahulukannya.” (16:61)

“Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usahanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang tertentu; maka apabila datang ajal mereka, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya.” (35:45)

2. Allah Menerima Tobat
“Yang Mengampuni dosa dan Menerima tobat lagi keras hukuman-Nya; Yang mempunyai karunia. Tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Hanya kepada-Nya lah kembali (semua makhluk). (40:3)

3. Satu Kebaikan Dibalas Dengan Sepuluh Pahala
“Barang siapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barang siapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya (dirugikan). (6:160)

4. Amal sedikit dibalas dengan imbalan pahalan yang besar
Misalnya:
a. Puasa pada hari Arafat menghapuskan dosa tahun lalu dan tahun yang akan datang
b. Puasa Ashura (10 Muharram) menghapuskan dosa setahun yang silam
c. Barangasiapa membaca “Subhanallah” 100X dalam sehari Allah akan mengampuni dosanya maskipun sebesar buih dilautan
d. Seorang suami yang bangun malam dan membangunkan istrinya kemudian melakukan qiamul lail (salat malam) akan dihujani dengan rahmat Allah SWT.
e. Barangsiapa yang berkata malam dan siang
“Aku rela Allah sebagai tuhanku Islam sebagai agamaku, dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulku”
Maka dia akan mendapatkan keridhaan Allah pada hari itu

f. Barangsiapa yang membaca doa berikut ini 3 kali dipagi hari dan dimalam hari, maka tidak akan terkena gangguan apapun pada hari itu.

“Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada sesuatupun dilangit dan dibumi dapat menggangunya/mencelakakannya, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”

g. Barangsiapa yang membaca do’a berikut ini setiap hari 3X, lalu dia mati pada hari itu maka dia akan menjadi penghuni syurga

“Allahumma Anta Rabbee, Laa ilaha illa anta Khalaqtanee Wa Anaa Ab du ka Wa Anaa ala Ahdika wa wa’dika mas tato’tu Auzu be ka min sharri maa so na’to Abu’u laka be ne’ matika alay ya Wa Abu’u be zan bee, fagh fear lee Fa in na who la yagh feru zunuba illa anta..
“O Allah you are my Lord There is no god but You You created me and I am Your servant And I am trying my best to keep my oath (of faith) to You
I seek refuge in You from my greatest-evil deed And I acknowledge Your blessing upon me And I acknowledge my sins So forgive me. For none but You can forgive sins (Read 3times every day)

5. Allah Menenangkan Hamba-Nya Dengan Ketetapan Rahmat-Nya
“Katakanlah: “Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di bumi?” Katakanlah: “Kepunyaan Allah”. Dia telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang. Dia sungguh-sungguh akan menghimpun kamu pada hari kiamat yang tidak ada keraguan terhadapnya. Orang-orang yang merugikan dirinya, mereka itu tidak beriman. 6:12

“Sesungguhnya Allah SWT telah menuliskan dibawah Arash bahwa Rahmat-Ku mendahului kemurkaan-Ku” Hadith

“Allah menghendaki kemudahan, dan tidak menyukai kesulitan” (2:185)

Setelah peperangan Uhud dimana kaum muslimin dikelilingi dengan kesedihan karena kalah perang, Rasulullah terluka, Hamzah dan 70 shahabat lainnya gugur, tiba-tiba Allah menghibur mereka dengan menurunkan ayat berikut ini:
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itu pun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim, (3:140-141)

6. Allah Mempersiapkan Syurga Oleh Diri-Nya sendiri.
“Aku telah mempersiapkan untuk hamba-Ku yang soleh suatu Syurga dimana mata tidak pernah melihatnya, telinga tidak pernah mendengarnya, dan tidak pernah terlintas dalam hati atau pikiran (bagaimana indahnya syurga itu).” Hadith.

7. Nama-nama Allah Yang Indah (Jamal) Melebihi Nama-nama-Nya Yang Gagah
Seperti Arrahman (Maha Pengasih), Alwadud (Maha Sayang), Al-Ghafur (Pangampun) , Attawab (Penerima tobat), Assobur (Maha Sabar), Al-Halim (Maha Panyantun) dsb.

8. Allahlah Yang Memohon Kita Untuk Berdo’a Kepada-Nya
“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina”. (40:60)

9. Allah SWT Menjamin Kehidupan Kita Didunia
“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz) (11:6)

10. Membuat Kita Orang Yang Mendekat Keagama
“Sesungguhnya Allah SWT memberi dunia kepada yang suka dan yang tidak suka. Namun Dia tidak memberi agama kecuali kepada yang suka. Barangsiapa yang diberi agama, maka berarti dia telah dicintai oleh Allah” (Hadith).
Maksudnya kalau tiba-tiba kita merasa dekat dengan agama, rajin solat, rajin hadir majlis ilmu itu merupakan tanda akan kecintaan Allah (SWT) kepada kita. Maka kita harus memanfaatkan momentum itu dengan sungguh-sungguh, sebelum syaitan datang mengganggu kita.

11. Menjadikan Kita Senang Mempelajari Agama
Termasuk tanda kecintaan Allah kepada kita adalah apabila kita merasa senang memperdalam ilmu agama. Nabi (SAW) bersabda: “Apabila Allah SWT menyenangi seseorang maka dibuatnya dia senang memperdalam agama”

12. Allah Mengajarkan Kita Untuk Lemah lembut
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. (3:159)
Misalnya seorang ayah yang bisanya kasar dan bengis tiba-tiba menjadi lemah lembut.

13. Allah Memudahkan Keta’atan
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (286)
Semua perintah Allah sesungguhanya mudah untuk dilaksanakan, karena Dia tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuanya. Hal itu merupakan tanda akan kecintaan-Nya terhadap hamba-Nya.

14. Allah Menciptakan Suasana Yang Membuat Kita Mati Dalam Husnul Khatimah
“Apabila Allah mencintai seseorang maka Dia membuatnya mudah untuk berbuat segala amal soleh ketika ajalnya sudah dekat, sehingga tetangganya (dan orang disekitarnya) mengetahuinya”

KALAU ALLAH MENCINTAI HAMBANYA, KENAPA KADANG-KADANG MEREKA DITIMPA COBAAN DAN MUSIBAH?

Jawabannya adalah:

a. Kadang-kadang musibah atau cobaan itu untuk membuat seseorang sadar dari ma’siat yang selama ini dilakukannya

b. Kadang-kadang untuk meningkatkan derajat seseorang diakhirat nanti

c. Kadang-kadang untuk memperingatkan seseorang akan ni’mat yang selama ini diberikan oleh Allah SWT dan dia tidak menyadarinya. Baru ketika ni’mat itu hilang dari tanganya dia sadar akan kebesaran ni’mat itu.

d. Kadang-kadang agar dia menyadari akan realita kehidupan dunia yang fana ini, bahwa tidak ada kebahagian yang sejati. Sehingga akhirnya dia rindu akan kehidupan akhirat.

e. Kadang-kadang untuk menguji seseorang apakah dia ridho dengan ketetapan Allah SWT dan kebijaksanaan-Nya atau tidak.?

f. Kadang-kadang agar seseorang yang ditimpa musibah atau cobaan itu masuk syurga tanpa dihisab lagi karena kesabarannya. “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa dihisab lagi (39:10)

g. Kadang-kadang untuk menghapuskan dosa seseorang. Karena apapun penderitaan yang menimpa seorang mu’min-meskipun hanya duri yang mengena jari tangannya- akan diberi pahala (dan manghapuskan dosa)

h. Dsb.

Itulah uraian tentang diantara tanda-tanda kecintaan Allah kepada kita. Mari kita renungkan agar kita timbul kesadaran dalam diri kita, sehingga nantinya insha Allah akan tumbuh benih cinta dihati kita terhadap-Nya. Kalau cinta sudah bersemi dihati kita maka pasti kita akan merasa mudah dan ni’mat dalam melaksanakan perintah-Nya.

Wallahu alam

Add a comment June 19, 2011

Apabila Allah ingin memberikan rahmatNya kepadamu ,dia pasti akan mengujimu

Bismillahirrahmanirrahim,
Dengan nama Allah yg Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,

Segala puji bagi Allah yg masih lagi melimpahkan kasih sayangnya kepada:

Hambanya yang tak henti-henti melakukan dosa.
Hambanya yg terkadang merasakan amalnya sudah cukup untuk menebus syurganya.
Hambanya yang tak sedar melakukan dosa sehingga segenap hatinya tiada ruang cahaya petunjuk untuk menyelinap masuk.

Terima kasih Allah kerana Engkau masih lagi menyayangi aku,
Terima kasih kerana mengingatkan Aku tatkala aku semakin hari semakin hanyut dengan keindahan dunia.
Terima kasih ya Allah kerana Engkau mengingatkan aku segala dosa yang telah aku lakukan.
Terima kasih Allah kerana Engkau menguji aku dengan ujian ini.
Hanya Engkau Maha Mengetahui segala apa yang aku rasakan
Terima kasih ya Allah kerana Engkau telah memberikan aku ketenangan setelah Kau timpakan aku ujian

Ya Allah aku mohon padaMu ditetapkan hatiku dalam Iman dan Taqwa
Diteguhkan pendirianku pada syariatMu,
Dikuatkan hatiku untuk tetap di jalanMu,
Dimudahkan segala jalan hidupku mencapai redhaMu,

Ya Allah jujur hari ini aku gembira membaca surat cintaMu,
Saban hari, aku mencari ayat-ayat cintaMu yang mampu mengubat hatiku,
Baru kini aku temui,

Auzubillahi minasysyaitanirrajim,
Aku berlindung kepada Allah daripada gangguan syaitan yg direjam,

Bismillahirrahmanirrahim,

Wahai orang-orang yang beriman !Bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) untuk mendekatkan diri kepadaNya dan berjihadlah (berjuanglah) di jalanNya ,agar kamu beruntung.(Al- Maidah ayat 35)

Sodaqallah hul ‘Azim
Maka benarlah kata-kata Allah

Wallahu’alam

Add a comment May 22, 2011

Clean the rusty heart with Al-Quran

Bismillahirahmanirrahim,

In the name of Allah the most gracious and the most merciful.

Alhamdulillah, till now we are still given chance to live in this wonderful world.

Counting back to a few years back , we are now far more matured in terms of looking at things that we have ever experienced.

Everything that has been fated to happen to us within a particular period of time has its own meaning .

Allah know best for every single creature that he had created.He knows what is the best for His slave.He had spared the best things out of our mind.

But we are waiting and hoping too much for the things that we believed will benefit us most.With our limitation of knowledge and wisdom, let’s raise our hand praying for the best things in the view of Allah.Since He is the Almighty God who owns everything.We are nothing except what was given to us by the Most Merciful Allah.

Allah test us in a way that we never expect.We as a slave of Allah should avoid ourselves from asking why this things happened to me why not to others.We should try hard to find the blessing behind what was happening.

It is because the loves of Allah that He want to test us.Allah want us to be close to him.To plead for his help and guidance.Allah wants to hear our humble voice repenting to him .

We are too busy with our worldly matters till we forget that everything come from Allah.We loves to watch TV, listening to radio, enjoys our weekends with family and friends .

But out of our consciousness we are getting far away from listening to the Al-Quran recitation, Reading the Sirah Rasulullah, Practising the sunnah and Performing the Ibadah that will please Allah.

Let’s listen to this young boy reciting Al-Quran.

WALLAHU’ALAM

Add a comment May 17, 2011

Al-Quran itu Mukjizat

Bismillahirrahmanirrahim,

Dengan nama Allah yg Maha Pemurah lagi Maha Penyayang,

Al-Quran adalah mukjizat yg masih lagi kekal sehingga ke hari ini.Membacanya memberikan suatu ketenangan yang tidak dapat digambarkan kerana perasaan itu hanya pembacanya sahaja dapat merasainya.Dengan membaca al-Quran juga kita mampu mengalirkan air mata entah darimana air mata itu turun aku kurang pasti.Tapi ayat-ayatnya mampu meruntunkan perasaan pembacanya.Aku sedar terkadang kita terlalu leka mengejar dunia.Kita meletakkan al-Quran sebagai suatu bacaan pilihan .Berbanding dgn surat khabar atau buku pelajaran yg saban hari kita ulang baca untuk mendapatkan berita terbaru atau untuk memantapkan lagi pemahaman pembelajaran kita.

Soal hati kita, dimana kita letakkan Allah di hati kita, adakah ianya hanya sekadar di pinggiran?

Ingin aku kongsikan sepotong ayat dari al-Quran yg membuatkan aku terfikir, haruskah aku risau akan hari esok jika aku telah berusaha untuk mendapatkannya. Sejauh mana telah aku letakkan usaha dan tawakkal dalam aku mengemudi kapal menyelusuri jalan hidupku.Kerana aku pasti setiap yg berlaku adalah takdir Allah berdasarkan pilihan dan usaha yg telah kita lakukan.Manusia merintih tatkala diuji, namun sejauh mana kita manusia bersyukur dgn apa yg diberi.

Surah al-Fatir, ayat 29:

“Sesungguhnya orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan solat dan menafkahkan sebahagian daripada rezeki yang Kami (Allah) anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan rugi.”

Keruhnya hati kerana maksiat,
Hati yg disirami bacaan Al-Quran,
Keruhnya akan berkurang,
Sinarnya bergemerlapan.
Jika aku takut,
Aku perlukan kekuatan dan keberanian ,
Yang hanya mampu aku perolehi daripada Tuhan,
Dan aku pasti penawarnya adalah Al-Quran,

Sedetik kita terleka dgn keindahan dunia,
Kita lafazkan istighfar,
Kerana aku tak pasti sampai bila kita akan masih kekal di sini.

Wallahu’alam.

Add a comment March 17, 2011

La tahzan Innallah ha ma’ana

Bismillahirrahmanirrahim,

Dgn nama Allah yg Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Alhamdulillah aku berpeluang menonton video ini yg membuka mata betapa banyaknya nikmat Allah kpdku.Terasa tenang jiwa tatkala menonton video ini sengaja ingin aku kongsikan agar masih ada sekelumit rasa syukur dan redha di hati kita tatkala diuji.Selamat menonton

Add a comment March 1, 2011

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.